Lembaga Pelatihan dan Penempatan Kerja

Trik Jitu Lamar Kerja

Trik Jitu Lamar Kerja

Ya, mereka GAGAL. Penyebabnya sederhana : MEREKA TIDAK BISA MENJUAL DIRI SENDIRI. Jija bisa menjual diri sendiri, mereka tidak perlu datang kepada saya bahkan saya yang akan mendatangi mereka untuk memberikan dengan sukarela semua yang mereka inginkan.

Ya, mereka GAGAL. Penyebabnya sederhana : MEREKA TIDAK BISA MENJUAL DIRI SENDIRI. Jija bisa menjual diri sendiri, mereka tidak perlu datang kepada saya bahkan saya yang akan mendatangi mereka untuk memberikan dengan sukarela semua yang mereka inginkan.

Di Indonesia, emnjual diri selalu dikonotasikan negatif karena minimnya pemahaman kita. Padahal “jual diri” dapat diartikan secara luas sebagai MENJUAL POTENSI DIRI. Manusia itu makhluk sosial. Manusia membutuhkan manusia lainnya untuk eksis di dunia ini. Tapi tidak semua manusia membutuhkan manusia lainnya. Hanya orang-orang tertentu saja yang dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan dan manfaat bagi dirinya.

Jutaan pengangguran yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini selalu dianggap sebagai fenomena minimnya lapangan kerja yang tersedia. Padahal jika kita melihat dari kacamata yang berbeda, lapangan kerja itu tidak terbatas, yang terbatas adalah orang-orang yang mampu memanfaatkan peluang untuk dengan baik.

Jika kita menganggap bahwa lapangan kerja minim, hasilnya adalah keluhan. Sedangkan jika kita mampu memanfaatkan peluang yang ada untuk mendapatkan uang, maka yang terjadi adalah produktivitas. Dua hal ini bertolak belakang. Seharusnya produktivitas lebih banyak daripada keluhan, tetapi yang terjadi di Indonesia sebaliknya. Keluhan lebih banyak daripada produktivitas. Lihatlah demonstrasi buruh akhir-akhir ini yang sudah sampai pada tahap merugikan kepentingan umum karena memacetkan jalan raya bahkan sampai menutup jalan tol.

Apa penyebabnya? Penyebabnya sederhana, yaitu para buruh yang suka berdemostrasi itu hanya pandai berteorotika tapi keterampilan kerjanya rendah. Logikanya, jika ketermpilan bekerjanya tinggi, maka poisi dan gaji yang didapatkan pun mejadi tinggi. Bukankah Produktivitas selalu mendatangkan kesejahteraan dan kemalasan selalu mendatangkan kemiskinan? jika mereka produktif, mengapa mereka berteriak-teriak di jalan pada jam kerja? mengapa tidak bekerja dengan tekun dan ulet pada jam kerja untuk mengasilkan upah yang baik?

Demostrasi buruh adalah cermin bahwa buruh (yang ikut berdemo) tidak mampu menjual potensi diri kepada perusahaan. padahal perusahaan selalu mencari karyawan-karyawan berprestasi yang akan ditempatkan pada posisi-posisi yang strategis. Pemilk perusahaan tentu akan dengan senang hati menyerahkan perusahaan untuk dikelola oleh karyawan yang cakap bekerja, bukan pada karyawan yang cakap berorasi di tengah jalan raya.

terkadang apa yang terjadi di sekiliking kita ini memprihatinkan karena banyak taf marketing salesman yang gagal karena mereka mwarkan produk dan bukan memenuhi kebutuhan konsumen dengan produk yang mereka bawa. Ketika mereka kembali ke kantor dengan tangan hampa dan terancam sanksi, yang disalahkan justru produknya. ada yang berkata produknya tidak kompetitif, kalah dibanding produk pesaing, padahal di Indonesia ini rongsokan dan sampah juga ada yang membeli. Di mana kesalahan produknya? menurut pengalaman saya, kesalahan justru terjadi pada staf marketing/salesa=man itu karena mereka tidak bisa mengerti kebutuhan konsumen, sehingga selalu ditolak konsumen yang tidak emmbutuhkanproduk mereka. Lebih parah lagi, mereka tidak dapat menjadikan diri mereka dapat dipercaya konsumen. Sehingga ada cerita salesman yang ke rumah konsumen dan tidak ditemui oleh sang tuan rumah tapi oleh anjing penjaganya.

ketarmpilan menjual diri
penting artinya bagi kita untuk memperoleh yang kita cita-citakan. keterampilan ini wajib dikuasai siapa saja, dari mulai anak sekolah, lulusan sekolah atau perguruan tinggi (sarjana atau pascasarjana), karyawan, pimpinan perusahaan bahkan para pemilik perusahaan sekalipun. Pemilik perusahaan yang tidak mampu menjual diri nya sendiri tidak akan pernah mendapatkan investor untuk mengembahkan usahanya. Ada pepatah Betawi yang secara harfiah dapat kita gunakan untuk menggambarkan hal ini, “Lu jual, Gue Beli”. saya mengartikannya (secara harfiah tentunya) yaitu “Anda jual, saya beli” (sesuai kebutuhan saya)

dalam buku ini, saya akan menguraikan cara menjual diri yang mudah dipraktikkan, berdasarkan pengalaman saya sendiri dan tim kerja Indonesia Mandiri Production. Anda pasti akan terkejut mendapatkan fakta bahwa sebenarnya anda menjual potensi diri secara mudah karena keterampilan ini sudah diajarkan sejak SD! tapi kepicikan kita sajalah yang membuat kita terjebak pada nasib yang tidak memuaskan saat ini.

sanggupkah anda belajar kembali? sanggupkah anda melakukan instrospeksi diri dan mengenali potensi diri? mari kita lihat hal-hal yang adna milki saat ini anmun justru anda sia-siakan.

 

September 17, 2008

0 responses on "Trik Jitu Lamar Kerja"

Leave a Message

Powered By Indonesia Mandiri Production © 2016 indotrainings institute. All rights reserved.